حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا أَبُو الأَحْوَصِ، حَدَّثَنَا سِمَاكٌ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ اغْتَسَلَ بَعْضُ أَزْوَاجِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فِي جَفْنَةٍ فَجَاءَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم لِيَتَوَضَّأَ مِنْهَا - أَوْ يَغْتَسِلَ - فَقَالَتْ لَهُ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي كُنْتُ جُنُبًا . فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم "إِنَّ الْمَاءَ لاَ يَجْنُبُ "
Terjemahan
Narasi Abdullah bin Abbas
Musaddad telah menceritakan kepada kami, Abu Al-Ahwas telah menceritakan kepada kami, Simak telah menceritakan kepada kami, dari Ikrimah, dari Ibn Abbas, ia berkata: Sebagian istri Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam mandi di dalam sebuah bejana besar. Lalu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam datang untuk berwudhu darinya – atau mandi – lalu istrinya berkata kepadanya: „Wahai Rasulullah, sesungguhnya aku dalam keadaan junub.“ Maka Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: „Sesungguhnya air itu tidak menjadi junub (tidak najis atau tidak terpengaruh oleh orang junub).“