حَدَّثَنَا ابْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا أَبُو دَاوُدَ، - يَعْنِي الطَّيَالِسِيَّ - حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَاصِمٍ، عَنْ أَبِي حَاجِبٍ، عَنِ الْحَكَمِ بْنِ عَمْرٍو، وَهُوَ الأَقْرَعُ أَنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم نَهَى أَنْيَتَوَضَّأَ الرَّجُلُ بِفَضْلِ طَهُورِ الْمَرْأَةِ .
Terjemahan
Narasi Hakam ibn Amr
Ibn Bashshar telah menceritakan kepada kami, Abu Dawud —yaitu at-Tayalisi— telah menceritakan kepada kami, Syu'bah telah menceritakan kepada kami, dari 'Ashim, dari Abu Hajib, dari al-Hakam bin 'Amr, dan dia adalah al-Aqra', bahwa Nabi (ﷺ) melarang seorang laki-laki berwudhu dengan sisa air bersuci wanita.