حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ حَفْصِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ السُّلَمِيُّ، قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي قَالَ، حَدَّثَنِي إِبْرَاهِيمُ، - يَعْنِي ابْنَ طَهْمَانَ - عَنْ مَطَرٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، : أَنَّ أُخْتَ، عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ نَذَرَتْ أَنْ تَحُجَّ، مَاشِيَةً وَأَنَّهَا لاَ تُطِيقُ ذَلِكَ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم : " إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنْ مَشْىِ أُخْتِكَ، فَلْتَرْكَبْ وَلْتُهْدِ بَدَنَةً "
Terjemahan
Telah menceritakan kepada kami Ahmad bin Hafsh bin Abdullah As-Sulami; dia berkata: telah menceritakan kepadaku ayahku; dia berkata: telah menceritakan kepadaku Ibrahim —yaitu Ibnu Thahman— dari Mathar, dari Ikrimah, dari Ibnu Abbas, bahwa saudara perempuan Uqbah bin Amir bernazar untuk berhaji dengan berjalan kaki, dan dia tidak mampu melakukannya. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: «Sesungguhnya Allah tidak membutuhkan jalan kaki saudaramu. Hendaklah dia menaiki kendaraan dan berhadyu dengan seekor unta».