حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ أَبِي شَيْبَةَ، أَنَّ مُحَمَّدَ بْنَ جَعْفَرٍ، حَدَّثَهُمْ عَنْ شُعْبَةَ، عَنِ الْحَكَمِ، عَنْ مُجَاهِدٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَنَّهُ قَالَ ‏"‏ هَذِهِعُمْرَةٌ اسْتَمْتَعْنَا بِهَا فَمَنْ لَمْ يَكُنْ عِنْدَهُ هَدْىٌ فَلْيَحِلَّ الْحِلَّ كُلَّهُ وَقَدْ دَخَلَتِ الْعُمْرَةُ فِي الْحَجِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ ‏"‏ ‏.‏ قَالَ أَبُو دَاوُدَ هَذَا مُنْكَرٌ إِنَّمَا هُوَ قَوْلُ ابْنِ عَبَّاسٍ
Terjemahan

Utsman bin Abi Syaibah menceritakan kepada kami, bahwa Muhammad bin Ja'far menceritakan kepada mereka dari Syu'bah, dari al-Hakam, dari Mujahid, dari Ibnu 'Abbas, dari Nabi (ﷺ) bahwasanya beliau bersabda: "Ini adalah umrah yang dengannya kami mengambil manfaat. Barangsiapa yang tidak memiliki hewan kurban (hadyu) di sisinya, maka hendaklah ia bertahalul seluruhnya, karena umrah telah masuk ke dalam haji hingga Hari Kiamat." Abu Dawud berkata: Ini adalah munkar (ingkar/lemah), itu hanyalah perkataan Ibnu 'Abbas sendiri.