حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ صَالِحٍ، حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ وَهْبٍ، أَخْبَرَنِي حَيْوَةُ، أَخْبَرَنِي أَبُو عِيسَى الْخُرَاسَانِيُّ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْقَاسِمِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، أَنَّ رَجُلاً، مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم أَتَى عُمَرَ بْنَ الْخَطَّابِ - رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ - فَشَهِدَ عِنْدَهُ أَنَّهُ سَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي مَرَضِهِ الَّذِي قُبِضَ فِيهِ يَنْهَى عَنِالْعُمْرَةِ قَبْلَ الْحَجِّ ‏.‏
Terjemahan

Ahmad bin Salih menceritakan kepada kami: Abdullah bin Wahb menceritakan kepada kami: Haywah mengabarkan kepadaku: Abu Isa al-Khurasani mengabarkan kepadaku, dari Abdullah bin al-Qasim, dari Sa'id bin al-Musayyib, bahwa seorang laki-laki dari kalangan Sahabat Nabi (semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada beliau) mendatangi Umar bin al-Khattab (semoga Allah meridhainya), lalu ia bersaksi di hadapannya bahwa ia mendengarkan Rasulullah (semoga Allah melimpahkan shalawat dan salam kepada beliau) pada saat sakit yang merenggut nyawanya, melarang melaksanakan umrah sebelum haji.