Ketidakadilan adalah kegelapan Al-Adab Al-Mufrad 486
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، وَإِسْحَاقُ قَالاَ: حَدَّثَنَا مُعَاذٌ قَالَ: حَدَّثَنِي أَبِي، عَنْ قَتَادَةَ، عَنْ أَبِي الْمُتَوَكِّلِ النَّاجِيِّ، عَنْ أَبِي سَعِيدٍ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِذَا خَلَصَ الْمُؤْمِنُونَ مِنَ النَّارِ حُبِسُوا بِقَنْطَرَةٍ بَيْنَ الْجَنَّةِ وَالنَّارِ، فَيَتَقَاصُّونَ مَظَالِمَ بَيْنَهُمْ فِي الدُّنْيَا، حَتَّى إِذَا نُقُّوا وَهُذِّبُوا، أُذِنَ لَهُمْ بِدُخُولِ الْجَنَّةِ، فَوَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ، لَأَحَدُهُمْ بِمَنْزِلِهِ أَدَلُّ مِنْهُ فِي الدُّنْيَا.
Terjemahan
Abu Sa'id melaporkan bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam- bersabda, “Apabila orang-orang mukmin diselamatkan dari neraka, mereka akan dihentikan di jembatan antara surga dan neraka. Mereka diinterogasi mengenai ketidakadilan yang terjadi di antara mereka di dunia ini. Apabila mereka telah disucikan dan dihukum, maka mereka diberi izin untuk masuk surga. Demi Dia yang memegang jiwa Muhammad di tangan-Nya, maka salah satu dari mereka lebih mendapat petunjuk dalam posisinya daripada dia di dunia.”