Memisahkan diri dari Muslim Al-Adab Al-Mufrad 399

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ صَالِحٍ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي اللَّيْثُ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَزِيدَ اللَّيْثِيِّ ثُمَّ الْجُنْدَعِيِّ، أَنَّ أَبَا أَيُّوبَ صَاحِبَ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ لاَ يَحِلُّ لأَحَدٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثِ لَيَالٍ، يَلْتَقِيَانِ فَيَصُدُّ هَذَا وَيَصُدُّ هَذَا، وَخَيْرُهُمَا الَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلامِ‏.‏
Terjemahan

Abu Ayyub, sahabat Rasulullah, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Tidak halal bagi siapa pun untuk memisahkan diri dari saudaranya yang Muslim lebih dari tiga malam sehingga ketika mereka bertemu, salah satu dari mereka memalingkan wajahnya untuk menghindari dan yang lain memalingkan wajahnya juga. Yang lebih baik dari mereka adalah orang yang memulai salam.”