Al-Adab Al-Mufrad
Al-Adab Al-Mufrad 413
حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سُلَيْمَانَ، قَالَ: حَدَّثَنَا أَبُو شِهَابٍ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ أَبِي فَزَارَةَ، عَنْ يَزِيدَ بْنِ الأَصَمِّ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ: ثَلاَثٌ مَنْ لَمْ يَكُنَّ فِيهِ، غُفِرَ لَهُ مَا سِوَاهُ لِمَنْ شَاءَ، مَنْ مَاتَ لاَ يُشْرِكُ بِاللَّهِ شَيْئًا، وَلَمْ يَكُنْ سَاحِرًا يَتَّبِعُ السَّحَرَةَ، وَلَمْ يَحْقِدْ عَلَى أَخِيهِ.
Terjemahan belum ditinjau. Semua hadis dalam koleksi ini tersedia dalam lima bahasa. Judul dan pendahuluan mungkin tetap dalam bahasa Arab.
Sa‘id ibn Sulaiman menuturkan kepada kami: Abu Syihab menuturkan kepada kami dari Laits, dari Abu Fazharah, dari Yazid ibn al-Ashamm, dari Ibn Abbas, bahwa Nabi bersabda, “Ada tiga hal; siapa yang tidak melakukan ketiganya, maka dosa-dosanya yang lain akan diampuni bagi siapa yang Allah kehendaki: meninggal tanpa menyekutukan Allah dengan sesuatu pun, bukan seorang penyihir yang mengikuti para penyihir, dan tidak menyimpan dendam terhadap saudaranya.”