Kapitel Al-Adab Al-Mufrad 963

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عُثْمَانُ الْمُؤَذِّنُ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا عَوْفٌ، عَنِ الْحَسَنِ، عَنْ عُتَيِّ بْنِ ضَمْرَةَ قَالَ‏:‏ رَأَيْتُ عِنْدَ أُبَيٍّ رَجُلاً تَعَزَّى بِعَزَاءِ الْجَاهِلِيَّةِ، فَأَعَضَّهُ أُبَيٌّ وَلَمْ يُكْنِهِ، فَنَظَرَ إِلَيْهِ أَصْحَابُهُ، قَالَ‏:‏ كَأَنَّكُمْ أَنْكَرْتُمُوهُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ إِنِّي لاَ أَهَابُ فِي هَذَا أَحَدًا أَبَدًا، إِنِّي سَمِعْتُ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم يَقُولُ‏:‏ مَنْ تَعَزَّى بِعَزَاءِ الْجَاهِلِيَّةِ فَأَعِضُّوهُ وَلا تَكْنُوهُ‏.‏
Terjemahan

'Utayy ibn Damura berkata, “Saya melihat seorang pria bersama ayah saya yang menghibur orang lain dengan cara orang biasa menghibur satu sama lain di Jahiliya. Ayahku menggigitnya dan tidak mau menggunakan kunyanya. Teman-temannya memandang ayah saya dan dia berkata, 'Sepertinya Anda tidak setuju dengan itu. ' Dia berkata, 'Saya tidak akan pernah menghormati siapa pun yang melakukan ini! Saya mendengar Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata, “Jika seseorang menghibur manusia dengan cara orang menghibur satu sama lain pada hari-hari jahiliya, maka gigitlah dia, dan jangan gunakan kunya-nya.”