Tindakan yang salah dari seseorang yang memutuskan hubungan kekerabatan Al-Adab Al-Mufrad 65
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مِنْهَالٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا شُعْبَةُ قَالَ: أَخْبَرَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ الْجَبَّارِ قَالَ: سَمِعْتُ مُحَمَّدَ بْنَ كَعْبٍ، أَنَّهُ سَمِعَ أَبَا هُرَيْرَةَ يُحَدِّثُ، عَنْ رَسُولِ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ: إِنَّ الرَّحِمَ شُجْنَةٌ مِنَ الرَّحْمَنِ، تَقُولُ: يَا رَبِّ، إِنِّي ظُلِمْتُ، يَا رَبِّ، إِنِّي قُطِعْتُ، يَا رَبِّ، إِنِّي إِنِّي، يَا رَبِّ، يَا رَبِّ. فَيُجِيبُهَا: أَلاَ تَرْضَيْنَ أَنْ أَقْطَعَ مَنْ قَطَعَكِ، وَأَصِلَ مَنْ وَصَلَكِ؟.
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Ikatan kekerabatan (rahim) berasal dari Yang Maha Penyayang (ar-Rahman). Kata mereka. 'Tuhanku! Aku telah dianiaya! Tuanku! Saya telah terputus! Tuanku! Aku punya! Saya punya! ' Allah menjawab mereka, “Apakah kamu tidak puas karena Aku memutuskan orang yang memotongmu dan aku memelihara hubungan dengan orang yang memelihara hubungan dengan kamu?”