حَدَّثَنَا آدَمُ بْنُ أَبِي إِيَاسٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي ذِئْبٍ، قَالَ: حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ سَمْعَانَ قَالَ: سَمِعْتُ أَبَا هُرَيْرَةَ يَتَعَوَّذُ مِنْ إِمَارَةِ الصِّبْيَانِ وَالسُّفَهَاءِ. فَقَالَ سَعِيدُ بْنُ سَمْعَانَ: فَأَخْبَرَنِي ابْنُ حَسَنَةَ الْجُهَنِيُّ أَنَّهُ قَالَ لأَبِي هُرَيْرَةَ: مَا آيَةُ ذَلِكَ؟ قَالَ: أَنْ تُقْطَعَ الأَرْحَامُ، وَيُطَاعَ الْمُغْوِي، وَيُعْصَى الْمُرْشِدُ.
Terjemahan
Sa'id ibn Sam'an mendengar Abu Hurayra mencari perlindungan dari kekuatan anak-anak dan orang bodoh. Sa'id berkata, “Ibnu Hasana al-Juhani mengatakan kepada saya bahwa dia bertanya kepada Abu Huraira, 'Apa tanda dari itu? ' Dia menjawab, “Bahwa dia memutuskan hubungan kekerabatan, taat kepada orang yang sesat, dan mendurhakai petunjuk yang benar.”