Tindakan yang salah dari seseorang yang memberikan nasihat yang salah arah kepada saudaranya Al-Adab Al-Mufrad 259

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللهِ بْنُ يَزِيدَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي سَعِيدُ بْنُ أَبِي أَيُّوبَ قَالَ‏:‏ حَدَّثَنِي بَكْرُ بْنُ عَمْرٍو، عَنْ أَبِي عُثْمَانَ مُسْلِمِ بْنِ يَسَارٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ‏:‏ قَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم‏:‏ مَنْ تَقَوَّلَ عَلَيَّ مَا لَمْ أَقُلْ، فَلْيَتَبَوَّأْ مَقْعَدَهُ مِنَ النَّارِ وَمَنِ اسْتَشَارَهُ أَخُوهُ الْمُسْلِمُ، فَأَشَارَ عَلَيْهِ بِغَيْرِ رُشْدٍ فَقَدْ خَانَهُ وَمَنْ أُفْتِيَ فُتْيَا بِغَيْرِ ثَبْتٍ، فَإِثْمُهُ عَلَى مَنْ أَفْتَاهُ‏.‏
Terjemahan

Abu Huraira melaporkan bahwa Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, berkata, “Barangsiapa mengaitkan kata-kata kepadaku yang tidak aku ucapkan harus duduk di neraka. Barangsiapa yang memberikan nasihat yang sesat kepada saudaranya yang Muslim ketika mereka berkonsultasi dengannya, maka ia telah mengkhianati mereka. Barangsiapa memberi fatwa yang tidak tegas, maka tindakan yang salah itu terletak pada orang yang memberi fatwa.”