Ketika seorang pria mencintai orang dan tidak bisa bergabung dengan mereka Al-Adab Al-Mufrad 352

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُسْلِمُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا هِشَامٌ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ، عَنْ أَنَسٍ، أَنَّ رَجُلاً سَأَلَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم فَقَالَ‏:‏ يَا نَبِيَّ اللهِ، مَتَى السَّاعَةُ‏؟‏ فَقَالَ‏:‏ وَمَا أَعْدَدْتَ لَهَا‏؟‏ قَالَ‏:‏ مَا أَعْدَدْتُ مِنْ كَبِيرٍ، إِلاَّ أَنِّي أُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ، فَقَالَ‏:‏ الْمَرْءُ مَعَ مَنْ أَحَبَّ‏.‏
Terjemahan

Anas melaporkan bahwa seorang pria bertanya kepada Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, “Nabi Allah, kapan saatnya tiba?” Dia berkata, “Bukankah kamu telah mempersiapkan untuk itu?” Dia menjawab, “Saya tidak siap untuk peristiwa yang mengerikan, tetapi saya mencintai Allah dan Rasul-Nya.” Dia berkata, “Seorang pria bersama orang yang dicintainya.”