Mengutuk
كتاب اللعن
Bab : Orang yang beriman bukanlah orang yang memfitnah
'Ubayd al-Kindi al-Kufi melaporkan bahwa dia mendengar 'Ali ibn Abi Thalib berkata, “Para kutuk dikutuk.”
Bab : Orang yang mengutuk budaknya dan kemudian membebaskannya
'Aisyah melaporkan bahwa Abu Bakr mengutuk salah satu budaknya dan Nabi, semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Abu Bakr! Pengutuk dan yang benar! Tidak, demi Tuhan Ka'bah,” dan dia mengulanginya dua atau tiga kali. Pada hari yang sama Abu Bakr membebaskan salah satu budaknya. Nabi, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, datang dan berkata, “Jangan lakukan itu lagi (yaitu kutuk seseorang).”
Bab : Saling mengutuk sesama dengan kutukan Allah, dengan kemarahan Allah, dan dengan neraka
Samura melaporkan bahwa Nabi -semoga Allah memberkatinya dan memberinya kedamaian, berkata, “Janganlah kamu saling mengutuk dengan kutukan Allah, bukan kemarahan Allah atau api.”
Bab : Mengutuk orang yang tidak percaya
Abu Huraira berkata, “Rasulullah, semoga Allah memberkati dia dan memberinya kedamaian, diminta, “Rasulullah, berkutuklah bagi kami terhadap para penyembah berhala.” Dia menjawab, “Aku tidak diutus untuk mengutuk. Aku diutus sebagai rahmat.”
Bab : Pencari kesalahan
Ibnu Abbas berbicara tentang perkataan Allah Yang Mahakuasa, “Janganlah kamu menemukan kesalahan satu sama lain” (49)
11) Dan dia berkata bahwa kata-kata ini berarti, “Janganlah kamu menyerang satu sama lain.”