Al-Adab Al-Mufrad

Al-Adab Al-Mufrad 38

Kepatuhan terhadap Orang Tua Setelah Kematian
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو الرَّبِيعِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ جَعْفَرٍ، قَالَ‏:‏ أَخْبَرَنَا الْعَلاَءُ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، أَنَّ رَسُولَ اللهِ صلى الله عليه وسلم قَالَ‏:‏ إِذَا مَاتَ الْعَبْدُ انْقَطَعَ عَنْهُ عَمَلُهُ إِلاَّ مِنْ ثَلاَثٍ‏:‏ صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ، أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ، أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ‏.‏
Terjemahan
Abu Huraira melaporkan bahwa Rasulullah -ṣallallāhu 'alaihi wa sallam berkati dan memberinya kedamaian, berkata, “Ketika seseorang meninggal, semua perbuatan terputus baginya kecuali tiga hal

Sadaqah yang terus berlanjut, ilmu yang bermanfaat, atau anak yang saleh yang berdoa untuknya.”