Hak seseorang yang memberi salam saat berdiri Al-Adab Al-Mufrad 1009

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مَطَرُ بْنُ الْفَضْلِ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا رَوْحُ بْنُ عُبَادَةَ، قَالَ‏:‏ حَدَّثَنَا بِسْطَامٌ قَالَ‏:‏ سَمِعْتُ مُعَاوِيَةَ بْنَ قُرَّةَ قَالَ‏:‏ قَالَ لِي أَبِي‏:‏ يَا بُنَيَّ، إِنْ كُنْتَ فِي مَجْلِسٍ تَرْجُو خَيْرَهُ، فَعَجِلَتْ بِكَ حَاجَةٌ فَقُلْ‏:‏ سَلاَمٌ عَلَيْكُمْ، فَإِنَّكَ تَشْرَكُهُمْ فِيمَا أَصَابُوا فِي ذَلِكَ الْمَجْلِسِ، وَمَا مِنْ قَوْمٍ يَجْلِسُونَ مَجْلِسًا فَيَتَفَرَّقُونَ عَنْهُ لَمْ يُذْكَرِ اللَّهُ، إِلاَّ كَأَنَّمَا تَفَرَّقُوا عَنْ جِيفَةِ حِمَارٍ‏.‏
Terjemahan

Mu'awiya ibn Qurra berkata, “Ayahku berkata kepadaku, 'Jika kamu duduk di suatu pertemuan mengharapkan kebaikan datang dari sana, tetapi kemudian terjadi sesuatu yang membuatmu pergi, katakanlah, 'Damai sejahtera bagimu, 'dan kamu akan mendapat bagian dalam segala kebaikan yang mereka peroleh dalam pertemuan itu. Tidak ada orang yang duduk berkumpul dan kemudian berpisah tanpa disebutkan Allah, tetapi seolah-olah mereka meninggalkan mayat keledai.”