Tidur dan menginap di malam hari
كتاب النوم والمبيت
Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda: "Janganlah kalian membiarkan api di rumah-rumah kalian ketika kalian tidur."
Umar berkata: “Sesungguhnya api adalah musuh, maka berhati-hatilah terhadapnya.”
Ibnu Umar biasa mendatangi api-api milik keluarganya dan memadamkannya sebelum ia bermalam.
Ibnu 'Umar mendengar Nabi, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan, bersabda: “Janganlah kalian membiarkan api di rumah-rumah kalian, karena sesungguhnya ia adalah musuh.”
Abu Musa berkata: Di Madinah, sebuah rumah terbakar pada malam hari menimpa penghuninya, lalu Nabi, semoga Allah melimpahkan selawat dan salam kepadanya, diberitahu tentang hal itu.
Beliau bersabda: “Sesungguhnya api ini adalah musuh bagi kalian. Apabila kalian tidur, maka padamkanlah api itu dari kalian.”
Apabila hujan turun dari langit, Ibnu Abbas biasa berkata: “Wahai budak perempuan, keluarkan pelanaku, keluarkan pakaianku,” dan beliau berkata: “Dan Kami telah menurunkan dari langit air yang diberkahi.”
Ibnu Abbas meriwayatkan bahwa Nabi, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya, memerintahkan untuk menggantungkan cambuk di dalam rumah.
Jabir bin Abdullah berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda: “Jauhilah begadang untuk mengobrol setelah malam menjadi tenang, karena sesungguhnya tidak seorang pun di antara kalian yang mengetahui apa yang Allah sebarkan dari makhluk-Nya. Kuncilah pintu-pintu, ikatlah tempat air, tutuplah bejana-bejana, dan padamkanlah lampu-lampu.”
Tahanlah anak-anak kalian hingga berlalu kegelapan 013; atau gejolak 013; waktu malam, yaitu saat para setan bertebaran.