Seorang pria seharusnya tidak menatap tajam pada saudaranya ketika dia berpaling Al-Adab Al-Mufrad 771
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا بِشْرُ بْنُ مُحَمَّدٍ، قَالَ: أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللهِ، قَالَ: حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ، عَنْ لَيْثٍ، عَنْ مُجَاهِدٍ قَالَ: يُكْرَهُ أَنْ يُحِدَّ الرَّجُلُ إِلَى أَخِيهِ النَّظَرَ، أَوْ يُتْبِعَهُ بَصَرَهُ إِذَا وَلَّى، أَوْ يَسْأَلَهُ: مِنْ أَيْنَ جِئْتَ، وَأَيْنَ تَذْهَبُ؟.
Terjemahan
Mujahid berkata, “Tidak disukai seseorang untuk menatap saudaranya atau membiarkan matanya mengikutinya ketika dia berpaling atau bertanya, 'Dari manakah kamu berasal? Kemana kamu akan pergi? '”