Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 27
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ جُرَيْجٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي أَبِي أَنَّ أَصْحَابَ النَّبِيِّ، صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَمْ يَدْرُوا أَيْنَ يَقْبُرُونَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَتَّى قَالَ أَبُو بَكْرٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَنْ يُقْبَرَ نَبِيٌّ إِلَّا حَيْثُ يَمُوتُ فَأَخَّرُوا فِرَاشَهُ وَحَفَرُوا لَهُ تَحْتَ فِرَاشِهِ.
ʿAbd ar-Razzaq meriwayatkan kepada kami. Ia berkata: Ibnu Jurayj mengabarkan kepadaku. Ia berkata: Ayahku mengabarkan kepadaku bahwa para sahabat Nabi, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya, tidak mengetahui di mana mereka akan menguburkan Nabi, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya, sampai Abu Bakr, semoga Allah meridainya, berkata, “Aku mendengar Rasulullah, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya, bersabda: ‘Seorang nabi hanya akan dikuburkan di tempat ia wafat.’” Maka mereka menggeser alas tidur beliau dan menggali untuk beliau di bawah tempat alas tidurnya.