Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 32
حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ، أَخْبَرَنَا صَدَقَةُ بْنُ مُوسَى، عَنْ فَرْقَدٍ السَّبَخِيِّ، عَنْ مُرَّةَ الطَّيِّبِ، عَنْ أَبِي بَكْرٍ الصِّدِّيقِ، رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَا يَدْخُلُ الْجَنَّةَ خَبٌّ وَلَا بَخِيلٌ وَلَا مَنَّانٌ وَلَا سَيِّئُ الْمَلَكَةِ وَأَوَّلُ مَنْ يَدْخُلُ الْجَنَّةَ الْمَمْلُوكُ إِذَا أَطَاعَ اللَّهَ وَأَطَاعَ سَيِّدَهُ.
Yazid bin Harun meriwayatkan kepada kami: Shadaqah bin Musa mengabarkan kepada kami, dari Farqad as-Sabakhi, dari Murrah ath-Thayyib, dari Abu Bakr ash-Shiddiq, semoga Allah meridainya, dari Nabi, semoga Allah melimpahkan salawat dan salam kepadanya, yang bersabda, “Tidak akan masuk surga orang licik, orang kikir, orang yang mengungkit-ungkit pemberiannya, ataupun orang yang memperlakukan budaknya dengan buruk. Yang pertama masuk surga adalah budak apabila ia menaati Allah dan menaati tuannya.”