Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 573
Rasulullah (ﷺ) mengutusku ke Yaman, lalu kami mendatali suatu kaum yang telah membuat perangkap untuk singa. Ketika mereka saling berdesakan di situ, tiba-tiba seorang lelaki terjatuh lalu berpegangan kepada lelaki lain, kemudian seorang lelaki berpegangan kepada lelaki lain lagi, sehingga mereka berempat berada di dalam perangkap tersebut, lalu singa itu melukai mereka. Kemudian seorang lelaki bangkit membela singa tersebut dengan sebilah tombak lalu membunuhnya, dan mereka semua mati akibat luka-luka mereka.
Keluarga wali yang pertama mendatangi keluarga wali yang terakhir, lalu mereka mengeluarkan senjata untuk saling membunuh. Ali (radhiyallahu 'anhu) mendatangi mereka untuk mendamaikan hal tersebut dan berkata, "Apakah kalian hendak saling membunuh sedangkan Rasulullah (ﷺ) masih hidup? Aku akan memutuskan perkara di antara kalian dengan suatu keputusan; jika kalian ridha maka itulah keputusan tersebut, jika tidak, maka tahankannya sebagian kalian dari sebagian yang lain hingga kalian mendatangi Nabi (ﷺ) dan beliaulah yang memutuskan di antara kalian. Barang siapa yang melampaui batas setelah itu, maka tidak ada hak baginya."
"Kumpulkanlah dari kabilah-kabilah orang-orang yang menggali sumur: seperempat diyat (denda darah), sepertiga diyat, setengah diyat, dan satu diyat secara penuh. Bagi yang pertama mendapat seperempat diyat, kerana orang yang di atasnya telah binasa; bagi yang kedua mendapat sepertiga diyat; dan bagi yang ketiga mendapat setengah diyat."
Mereka enggan untuk merelakannya, lalu mereka mendatangi Nabi (ﷺ) ketika beliau berada di Maqam Ibrahim, lalu mereka menceritakan kisah tersebut kepada beliau. Beliau bersabda, "Aku akan memutuskan perkara di antara kalian." Seorang lelaki dari kaum tersebut berkata, "Sesungguhnya Ali telah memutuskan perkara di antara kami." Mereka menceritakan kisah tersebut kepada beliau, lalu Rasulullah (ﷺ) meluluskannya.
Dan bagi yang keempat (mendapat) diyat secara penuh.