Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 100
Ia datang menemui ‘Umar bin al-Khaththab radhiyallahu ‘anhu pada masa kekhalifahannya, lalu ‘Umar berkata kepadanya: “Bukankah telah disampaikan kepadaku bahwa engkau mengurusi sebagian pekerjaan yang dikerjakan untuk orang-orang, lalu ketika engkau diberi upah engkau menolaknya?” Ia berkata: “Aku menjawab: Benar.”
‘Umar radhiyallahu ‘anhu berkata: “Apa yang engkau inginkan dengan hal itu?” Ia berkata: “Aku menjawab: Sesungguhnya aku memiliki kuda-kuda dan budak-budak, dan aku dalam keadaan berkecukupan, dan aku ingin agar upah kerjaku menjadi sedekah bagi kaum muslimin.”
‘Umar radhiyallahu ‘anhu berkata: “Jangan lakukan itu, karena sesungguhnya aku dahulu menginginkan apa yang engkau inginkan. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa memberiku pemberian, lalu aku berkata: Berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkan daripadaku, hingga pada suatu kali beliau memberiku harta, lalu aku berkata: Berikanlah kepada orang yang lebih membutuhkan daripadaku.”
Ia berkata: “Maka Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda kepadanya: Ambillah, miliki dan sedekahkanlah. Apa pun yang datang kepadamu dari harta ini sedangkan engkau tidak mengharapkannya dan tidak memintanya, maka ambillah, dan apa yang tidak datang kepadamu, maka janganlah jiwamu mengikutinya.”