Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 240
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَنْبَأَنَا إِسْرَائِيلُ، عَنْ سِمَاكٍ، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ، قَالَ قَالَ عُمَرُ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ كُنْتُ فِي رَكْبٍ أَسِيرُ فِي غَزَاةٍ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَحَلَفْتُ فَقُلْتُ لَا وَأَبِي فَنَهَرَنِي رَجُلٌ مِنْ خَلْفِي وَقَالَ لَا تَحْلِفُوا بِآبَائِكُمْ فَالْتَفَتُّ فَإِذَا أَنَا بِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
‘Abdurrazzaq telah menyampaikan kepada kami: Isra’il memberitakan kepada kami, dari Simak, dari ‘Ikrimah, dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata: ‘Umar—semoga Allah meridainya—berkata: Aku berada dalam rombongan yang berkendara bersama Nabi ﷺ dalam suatu ekspedisi. Aku bersumpah, “Tidak, demi ayahku.” Seorang lelaki dari belakangku membentakku, “Janganlah kalian bersumpah demi ayah-ayah kalian!” Aku menoleh, ternyata ia adalah Rasulullah ﷺ.