Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 422
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنْ أَيُّوبَ، عَنْ نَافِعٍ، عَنْ نُبَيْهِ بْنِ وَهْبٍ، قَالَ أَرْسَلَ عُمَرُ بْنُ عُبَيْدِ اللَّهِ إِلَى أَبَانَ بْنِ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَيُكَحِّلُ عَيْنَيْهِ وَهُوَ مُحْرِمٌ أَوْ بِأَيِّ شَيْءٍ يُكَحِّلُهُمَا وَهُوَ مُحْرِمٌ فَأَرْسَلَ إِلَيْهِ أَنْ يُضَمِّدَهُمَا بِالصَّبِرِ فَإِنِّي سَمِعْتُ عُثْمَانَ بْنَ عَفَّانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ يُحَدِّثُ ذَلِكَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ.
Terjemahan
Umar bin Ubaidillah mengirim utusan kepada Aban bin Utsman, semoga Allah meridhainya, untuk menanyakan apakah ia boleh memakai celak pada kedua matanya ketika sedang berihram, atau dengan apa ia boleh memakaikannya pada keduanya ketika sedang berihram.
Maka ia mengirim jawaban kepadanya agar membalut keduanya dengan jadam (lidah buaya), karena sesungguhnya aku mendengar Utsman bin Affan, semoga Allah meridhainya, menceritakan hal itu dari Rasulullah, semoga shalawat Allah dan salam-Nya tercurah kepadanya.