Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 465
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَفَّانُ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَارِثِ، حَدَّثَنَا أَيُّوبُ بْنُ مُوسَى، حَدَّثَنِي نُبَيْهُ بْنُ وَهْبٍ، أَنَّ عُمَرَ بْنَ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ مَعْمَرٍ، رَمِدَتْ عَيْنُهُ وَهُوَ مُحْرِمٌ فَأَرَادَ أَنْ يُكَحِّلَهَا فَنَهَاهُ أَبَانُ بْنُ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ وَأَمَرَهُ أَنْ يُضَمِّدَهَا بِالصَّبِرِ وَزَعَمَ أَنَّ عُثْمَانَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ حَدَّثَ عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ فَعَلَ ذَلِكَ.
Terjemahan
Mata ‘Umar bin ‘Ubaidillah bin Ma‘mar mengalami radang ketika ia sedang ihram, lalu ia ingin memakaikan celak padanya, tetapi Aban bin ‘Utsman, semoga Allah meridhainya, melarangnya melakukan hal itu dan memerintahkannya untuk membalutnya dengan lidah buaya, serta menyatakan bahwa ‘Utsman, semoga Allah meridhainya, menceritakan dari Rasulullah, semoga Allah memberkahinya dan memberinya keselamatan, bahwa beliau melakukan hal tersebut.