Musnad Ahmad
Musnad Ahmad 490
‘Abdurrahman bin ‘Awf bertemu dengan al-Walid bin ‘Uqbah. Al-Walid berkata kepadanya : « Mengapa aku melihatmu telah menjauhi Amirul Mukminin ‘Utsman, semoga Allah meridhainya ? »
‘Abdurrahman berkata kepadanya : « Sampaikan kepadanya bahwa aku tidak lari pada hari ‘Ainain » — ‘Ashim berkata : maksudnya hari Uhud — « dan aku tidak tertinggal pada hari Badar, dan aku tidak meninggalkan sunah ‘Umar, semoga Allah meridhainya. »
Lalu ia pergi dan mengabarkan hal itu kepada ‘Utsman, semoga Allah meridhainya. Ia berkata : « Adapun ucapannya bahwa ia tidak lari pada hari ‘Ainain, bagaimana ia mencelaku karena suatu dosa yang telah Allah maafkan dariku, padahal Allah telah berfirman : »
« Sesungguhnya orang-orang yang berpaling di antara kalian pada hari bertemunya dua pasukan, hanyalah setan yang menjerumuskan mereka disebabkan sebagian apa yang telah mereka perbuat, dan sungguh Allah telah memaafkan mereka. »
« Adapun ucapannya bahwa aku tertinggal pada hari Badar, sesungguhnya aku sedang merawat Ruqayyah, putri Rasulullah, semoga salawat Allah dan salam-Nya tercurah atasnya, ketika ia wafat, dan Rasulullah, semoga salawat Allah dan salam-Nya tercurah atasnya, telah menetapkan bagianku untukku, dan barangsiapa yang ditetapkan bagiannya oleh Rasulullah, semoga salawat Allah dan salam-Nya tercurah atasnya, maka sungguh ia telah hadir. Adapun ucapannya bahwa ia tidak meninggalkan sunah ‘Umar, semoga Allah meridhainya, sesungguhnya aku tidak mampu melaksanakannya dan ia pun tidak mampu. Datangilah ia dan sampaikan hal itu kepadanya. »