حَدَّثَنَا قَبِيصَةُ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، قَالَ ذَكَرْتُهُ لِطَاوُسٍ فَقَالَ يُزْرِعُ، قَالَ ابْنُ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ إِنَّ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم لَمْ يَنْهَ عَنْهُ وَلَكِنْ قَالَ ‏"‏أَنْ يَمْنَحَ أَحَدُكُمْ أَخَاهُ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَأْخُذَ شَيْئًا مَعْلُومًا ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan `Amr

Ketika saya menyebutkannya (yaitu riwayat Rafi` bin Khadij: no. 532) kepada Tawus, dia berkata, “Diijinkan menyewakan tanah untuk ditanami, karena Ibnu Abbas berkata, 'Nabi (ﷺ) tidak melarang hal itu, tetapi berkata: Lebih baik seseorang memberikan tanah itu kepada saudaranya secara gratis daripada membebankan jumlah tertentu untuk itu. '”