Sifat Iblis dan bala tentaranya Sahih al-Bukhari 3268
Rasulullah ﷺ pernah disihir hingga beliau membayangkan sedang melakukan sesuatu padahal sebenarnya tidak melakukannya. Pada suatu hari beliau berdoa (kepada Allah) lama sekali, kemudian bersabda, “Aku merasa Allah telah memberitahuku cara menyembuhkan diriku. Dua orang datang kepadaku (dalam mimpi), lalu salah seorang duduk di dekat kepalaku dan yang lain di dekat kakiku. Salah seorang dari keduanya bertanya kepada yang lain, “Apa penyakit orang ini?” Yang lain menjawab, “Dia terkena sihir.” Yang pertama bertanya, “Siapa yang menyihirnya?” Yang lain menjawab, “Lubaid bin Al-A’sham.” Yang pertama bertanya, “Dengan media apa?” Yang lain menjawab, “Dengan sisir, rambut yang menempel di sisir itu, dan kulit luar serbuk sari pohon kurma jantan.” Yang pertama bertanya, “Di mana benda itu?” Yang lain menjawab, “Di sumur Dharwan.” Maka Nabi ﷺ pergi ke sumur itu, lalu kembali dan berkata kepadaku ketika beliau kembali, “Pohon kurmanya (pohon kurma di dekat sumur) seakan-akan kepala setan.” Aku bertanya, “Apakah engkau mengeluarkan benda-benda sihir itu?” Beliau menjawab, “Tidak, karena Allah telah menyembuhkanku, dan aku khawatir perbuatan itu akan menimbulkan keburukan di tengah manusia.” Kemudian sumur itu ditimbun dengan tanah.