Sifat Iblis dan bala tentaranya Sahih al-Bukhari 3280
Ibrahim bin Musa menceritakan kepada kami, Isa mengabarkan kepada kami, dari Hisyam, dari ayahnya, dari Aisyah radhiyallahu 'anha, ia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pernah disihir."
Dan Al-Laits menulis kepada Hisyam bahwa ia mendengarnya dan menghafalnya dari ayahnya, dari Aisyah, ia berkata: "Nabi shallallahu 'alaihi wasallam disihir sampai-sampai beliau mengira telah melakukan sesuatu padahal beliau tidak melakukannya. Hingga pada suatu hari beliau berdoa dan berdoa, kemudian bersabda: 'Apakah engkau tahu bahwa Allah telah memberi fatwa kepadaku tentang sebab kesembuhanku? Telah datang kepadaku dua orang laki-laki, salah satunya duduk di dekat kepalaku dan yang lain di dekat kakiku. Salah seorang berkata kepada yang lain: Ada apa dengan laki-laki ini? Dia menjawab: Dia terkena sihir. Dia bertanya: Siapa yang menyihirnya? Dia menjawab: Labid bin Al-A'sham. Dia bertanya: Dengan apa? Dia menjawab: Dengan sisir, dan rambut, dan mayang kurma jantan. Dia bertanya: Di mana letaknya? Dia menjawab: Di sumur Dzarwan. Maka Nabi shallallahu 'alaihi wasallam pergi ke sumur tersebut, kemudian kembali dan bersabda kepada Aisyah ketika kembali: 'Pohon kurmanya seperti kepala-kepala setan.' Aku bertanya: 'Apakah engkau mengeluarkannya?' Beliau menjawab: 'Tidak, adapun aku, Allah telah menyembuhkanku, dan aku khawatir hal itu akan menimbulkan kejelekan di tengah manusia.' Kemudian sumur itu ditimbun."