Bab: Jika salah seorang dari kalian mengucapkan 'Amin' dan para malaikat di langit, lalu salah satu dari keduanya bertepatan dengan yang lainnya, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni. Sahih al-Bukhari 3224

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، أَخْبَرَنَا مَخْلَدٌ، أَخْبَرَنَا ابْنُ جُرَيْجٍ، عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أُمَيَّةَ، أَنَّ نَافِعًا، حَدَّثَهُ أَنَّ الْقَاسِمَ بْنَ مُحَمَّدٍ حَدَّثَهُ عَنْ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ قَالَتْ حَشَوْتُ لِلنَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم وِسَادَةً فِيهَا تَمَاثِيلُ كَأَنَّهَا نُمْرُقَةٌ، فَجَاءَ فَقَامَ بَيْنَ الْبَابَيْنِ وَجَعَلَ يَتَغَيَّرُ وَجْهُهُ، فَقُلْتُ مَا لَنَا يَا رَسُولَ اللَّهِ‏.‏ قَالَ ‏"‏مَا بَالُ هَذِهِ الْوِسَادَةِ ‏"‏‏.‏ قَالَتْ وِسَادَةٌ جَعَلْتُهَا لَكَ لِتَضْطَجِعَ عَلَيْهَا‏.‏ قَالَ ‏"‏ أَمَا عَلِمْتِ أَنَّ الْمَلاَئِكَةَ لاَ تَدْخُلُ بَيْتًا فِيهِ صُورَةٌ، وَأَنَّ مَنْ صَنَعَ الصُّورَةَ يُعَذَّبُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ يَقُولُ أَحْيُوا مَا خَلَقْتُمْ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan dari Aisyah

Telah menceritakan kepada kami Muhammad, telah mengabarkan kepada kami Makhlad, telah mengabarkan kepada kami Ibnu Juraij, dari Isma'il bin Umayyah, bahwa Nafi' menceritakan kepadanya bahwa Al-Qasim bin Muhammad menceritakan kepadanya, dari Aisyah radhiyallahu 'anha, dia berkata: Aku mengisi untuk Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sebuah bantal yang terdapat gambar-gambar yang menyerupai namruqah (bantal kecil). Lalu beliau datang dan berdiri di antara dua pintu, dan wajah beliau berubah. Aku berkata, 'Ada apa dengan kami, wahai Rasulullah?' Beliau bersabda, 'Ada apa dengan bantal ini?' Aku berkata, 'Ini bantal yang kubuat untukmu agar engkau bisa berbaring di atasnya.' Beliau bersabda, 'Tidakkah engkau tahu bahwa malaikat tidak masuk ke rumah yang di dalamnya terdapat gambar, dan sesungguhnya orang yang membuat gambar akan disiksa pada hari Kiamat, lalu dikatakan kepadanya: "Hidupkanlah apa yang telah kamu ciptakan!"'

Komentar

Awal Penciptaan - Sahih al-Bukhari 3224

Riwayat ini dari Aisyah (semoga Allah meridhainya) mengandung hikmah yang mendalam mengenai larangan gambar yang menggambarkan makhluk hidup. Wajah Nabi (ﷺ) berubah saat melihat bantal yang dihias karena gambar semacam itu mencegah malaikat memasuki tempat tinggal.

Komentar Ilmiah

Istilah "Namruqa" merujuk pada bantal kecil atau alas, menunjukkan bahwa ini adalah barang rumah tangga yang dimaksudkan untuk kenyamanan. Reaksi langsung Nabi menunjukkan betapa seriusnya memiliki gambar dengan jiwa.

Malaikat, sebagai makhluk spiritual murni, menjauhkan diri dari tempat yang mengandung gambar makhluk hidup karena ini menyerupai tindakan penciptaan yang hanya milik Allah.

Peringatan keras tentang diminta untuk "memberi kehidupan" pada Hari Kiamat berfungsi sebagai pencegah yang kuat, menekankan bahwa membuat gambar merupakan tiruan dari kekuatan kreatif ilahi.

Keputusan Hukum yang Diperoleh

Hadis ini menetapkan larangan membuat, menampilkan, atau menggunakan barang yang mengandung gambar makhluk berjiwa (manusia, hewan).

Para ulama membedakan antara gambar lengkap dan tidak lengkap, dengan larangan yang lebih besar berlaku untuk representasi penuh.

Pengecualian ada untuk kebutuhan pendidikan dan gambar di mana kepala dihilangkan atau fitur diputarbalikkan, mengurangi kemiripan dengan ciptaan Allah.