‘Ubaid bin Isma‘il menceritakan kepada kami: Abu Usamah menceritakan kepada kami, dari Hisyam, dia berkata: Ayahku mengabarkan kepadaku, dan Fatimah juga menceritakan kepadaku, dari Asma’ (radhiyallahu ‘anha) dia berkata: Aku membuatkan sufrah (bekal makanan) untuk Rasulullah ﷺ di rumah Abu Bakar ketika beliau hendak berhijrah ke Madinah. Asma’ berkata: Kami tidak menemukan sesuatu untuk mengikat sufrah dan tempat minumnya. Aku berkata kepada Abu Bakar: Demi Allah, aku tidak menemukan sesuatu untuk mengikatnya kecuali nithaqku (sabukku). Dia berkata: Belahlah menjadi dua, ikatlah tempat minum dengan satu bagian dan sufrah dengan bagian yang lain. Maka aku melakukannya. Karena itulah aku dijuluki Dzat an-Nithaqain (wanita pemilik dua sabuk).
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، قَالَ أَخْبَرَنِي عَطَاءٌ، سَمِعَ جَابِرَ بْنَ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَكُنَّا نَتَزَوَّدُ لُحُومَ الأَضَاحِيِّ عَلَى عَهْدِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم إِلَى الْمَدِينَةِ.
Terjemahan
Asma binti Abu Bakar