حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا غُنْدَرٌ، حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ زِيَادٍ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ ـ رضى الله عنه أَنَّ الْحَسَنَ بْنَ عَلِيٍّ، أَخَذَ تَمْرَةً مِنْ تَمْرِ الصَّدَقَةِ، فَجَعَلَهَا فِي فِيهِ، فَقَالَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم بِالْفَارِسِيَّةِ " كَخٍ كَخٍ، أَمَا تَعْرِفُ أَنَّا لاَ نَأْكُلُ الصَّدَقَةَ "
Terjemahan
Jabir bin ‘Abdullah (radhiyallahu ‘anhuma)
‘Amr bin ‘Ali menceritakan kepada kami, Abu ‘Ashim menceritakan kepada kami, Hanzhalah bin Abu Sufyan mengabarkan kepada kami, Sa’id bin Mina` mengabarkan kepada kami, ia berkata: Aku mendengar Jabir bin ‘Abdullah (radhiyallahu ‘anhuma) berkata: Aku berkata, “Wahai Rasulullah, kami telah menyembelih seekor unta betina muda untuk kami dan menggiling satu sha’ gandum, maka datanglah engkau dan beberapa orang.” Nabi (shallallahu ‘alaihi wa sallam) lalu berseru dan bersabda, “Wahai penduduk Parit (Khandaq), sesungguhnya Jabir telah membuat makanan, maka marilah, selamat datang kepada kalian.”