وَقَالَ عُبَيْدُ اللَّهِ عَنْ ثَابِتٍ، عَنْ أَنَسٍ ـ رضى الله عنه ـ كَانَ رَجُلٌ مِنَ الأَنْصَارِ يَؤُمُّهُمْ فِي مَسْجِدِ قُبَاءٍ، وَكَانَ كُلَّمَا افْتَتَحَ سُورَةً يَقْرَأُ بِهَا لَهُمْ فِي الصَّلاَةِ مِمَّا يَقْرَأُ بِهِ افْتَتَحَ بِ ـ ‏{‏قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ‏}‏ حَتَّى يَفْرُغَ مِنْهَا، ثُمَّ يَقْرَأُ سُورَةً أُخْرَى مَعَهَا، وَكَانَ يَصْنَعُ ذَلِكَ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ، فَكَلَّمَهُ أَصْحَابُهُ فَقَالُوا إِنَّكَ تَفْتَتِحُ بِهَذِهِ السُّورَةِ، ثُمَّ لاَ تَرَى أَنَّهَا تُجْزِئُكَ حَتَّى تَقْرَأَ بِأُخْرَى، فَإِمَّا أَنْ تَقْرَأَ بِهَا وَإِمَّا أَنْ تَدَعَهَا وَتَقْرَأَ بِأُخْرَى‏.‏ فَقَالَ مَا أَنَا بِتَارِكِهَا، إِنْ أَحْبَبْتُمْ أَنْ أَؤُمَّكُمْ بِذَلِكَ فَعَلْتُ، وَإِنْ كَرِهْتُمْ تَرَكْتُكُمْ‏.‏ وَكَانُوا يَرَوْنَ أَنَّهُ مِنْ أَفْضَلِهِمْ، وَكَرِهُوا أَنْ يَؤُمَّهُمْ غَيْرُهُ، فَلَمَّا أَتَاهُمُ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم أَخْبَرُوهُ الْخَبَرَ فَقَالَ ‏"‏ يَا فُلاَنُ مَا يَمْنَعُكَ أَنْ تَفْعَلَ مَا يَأْمُرُكَ بِهِ أَصْحَابُكَ وَمَا يَحْمِلُكَ عَلَى لُزُومِ هَذِهِ السُّورَةِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ ‏"‏‏.‏ فَقَالَ إِنِّي أُحِبُّهَا‏.‏ فَقَالَ ‏"‏ حُبُّكَ إِيَّاهَا أَدْخَلَكَ الْجَنَّةَ ‏"‏‏.‏
Terjemahan
Anas

Seorang laki-laki dari kaum Ansar mengimami mereka di masjid Quba'. Setiap kali ia memulai bacaan suatu surat, ia membuka dengan :

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ

hingga selesai, kemudian ia membaca surat lain bersamanya. Ia melakukan itu pada setiap rakaat. Para sahabatnya berkata kepadanya, "Engkau memulai dengan surat ini, lalu engkau tidak merasa cukup sehingga membaca surat lain. Maka bacalah surat ini saja, atau tinggalkan dan bacalah surat lain." Ia menjawab, "Aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ingin aku mengimami kalian dengan cara itu, aku lakukan ; jika kalian tidak suka, aku tinggalkan kalian." Mereka memandangnya sebagai orang yang paling utama di antara mereka, dan mereka tidak ingin dipimpin oleh orang lain. Ketika Nabi (صلى الله عليه وسلم) datang, mereka mengabarkan hal itu kepadanya. Beliau bersabda, "Wahai Fulan, apa yang menghalangimu untuk melakukan apa yang diperintahkan sahabat-sahabatmu? Apa yang membuatmu selalu membaca surat ini di setiap rakaat?" Ia menjawab, "Sungguh, aku mencintainya." Beliau bersabda, "Kecintaanmu padanya akan memasukkanmu ke surga."