حَدَّثَنَا آدَمُ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، عَنْ عَمْرِو بْنِ مُرَّةَ، قَالَ سَمِعْتُ أَبَا وَائِلٍ، قَالَ جَاءَ رَجُلٌ إِلَى ابْنِ مَسْعُودٍ فَقَالَقَرَأْتُ الْمُفَصَّلَ اللَّيْلَةَ فِي رَكْعَةٍ‏.‏ فَقَالَ هَذًّا كَهَذِّ الشِّعْرِ لَقَدْ عَرَفْتُ النَّظَائِرَ الَّتِي كَانَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَقْرِنُ بَيْنَهُنَّ فَذَكَرَ عِشْرِينَ سُورَةً مِنَ الْمُفَصَّلِ سُورَتَيْنِ فِي كُلِّ رَكْعَةٍ‏.‏
Terjemahan
Diriwayatkan Abu Wa'il

Adam menceritakan kepada kami, dia berkata: Syu'bah menceritakan kepada kami dari 'Amr bin Murrah, dia berkata: Aku mendengar Abu Wa'il berkata: Seorang laki-laki datang kepada Ibnu Mas'ud lalu berkata: “Aku membaca al-Mufashshal tadi malam dalam satu rakaat.” Maka dia berkata: “Ini adalah bacaan cepat seperti bacaan syair. Sungguh aku mengetahui surat-surat yang berpasangan yang biasa dibaca oleh Nabi (shallallahu 'alaihi wa sallam) secara bersamaan.” Lalu dia menyebutkan dua puluh surat dari al-Mufashshal, dua surat dalam setiap rakaat.