حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ فَضَالَةَ، قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ يَحْيَى، عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ بْنِ الْحَارِثِ، قَالَ حَدَّثَنِي عِيسَى بْنُ طَلْحَةَ، أَنَّهُسَمِعَ مُعَاوِيَةَ، يَوْمًا فَقَالَ مِثْلَهُ إِلَى قَوْلِهِ ‏"‏ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ ‏"‏‏.‏ حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ رَاهَوَيْهِ، قَالَ حَدَّثَنَا وَهْبُ بْنُ جَرِيرٍ، قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ، عَنْ يَحْيَى، نَحْوَهُ
Terjemahan
Diriwayatkan oleh ʿĪsā bin Ṭalḥah

Muʿādh ibn Faḍālah menceritakan kepada kami: Hishām menceritakan kepada kami, dari Yaḥyā, dari Muḥammad ibn Ibrāhīm ibn al-Ḥārith, ia berkata: ʿĪsā ibn Ṭalḥah menceritakan kepadaku bahwa ia mendengar Muʿāwiyah pada suatu hari mengucapkan yang semisal hingga ucapannya: “Wa ash-hadu anna Muḥammadan rasūlul-Lāh” (وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ) – “dan aku bersaksi bahwa Muḥammad adalah utusan Allah”.

Ishāq ibn Rāhawayh menceritakan kepada kami: Wahb ibn Jarīr menceritakan kepada kami: Hishām menceritakan kepada kami, dari Yaḥyā, yang semisal.