Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 375
Siapa pun yang mempersembahkan Salat (shalat) dengan sutra Farruj (pakaian luar yang terbuka di belakang) dan kemudian melepasnya.
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ يُوسُفَ، قَالَ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ، عَنْ يَزِيدَ، عَنْ أَبِي الْخَيْرِ، عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ، قَالَ أُهْدِيَ إِلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم فَرُّوجُ حَرِيرٍ، فَلَبِسَهُ فَصَلَّى فِيهِ، ثُمَّ انْصَرَفَ فَنَزَعَهُ نَزْعًا شَدِيدًا كَالْكَارِهِ لَهُ وَقَالَ "لاَ يَنْبَغِي هَذَا لِلْمُتَّقِينَ "
Terjemahan
Diriwayatkan 'Uqba bin 'Amir
Nabi (صلى الله عليه وسلم) diberi Farruj sutra [??] sebagai hadiah. Dia memakainya sambil berdoa. Setelah selesai shalatnya, dia melepasnya dengan kasar seolah-olah dengan kebencian yang kuat dan berkata, "Itu bukan pakaian orang-orang saleh yang takut akan Allah."