حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ الرَّقَاشِيُّ، حَدَّثَنَا مُعْتَمِرٌ، قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ، حَدَّثَنَا أَبُو مِجْلَزٍ، عَنْ قَيْسِ بْنِ عُبَادٍ، عَنْ عَلِيِّ بْنِ أَبِي طَالِبٍ ـ رضى الله عنه ـ أَنَّهُ قَالَأَنَا أَوَّلُ، مَنْ يَجْثُو بَيْنَ يَدَىِ الرَّحْمَنِ لِلْخُصُومَةِ يَوْمَ الْقِيَامَةِ‏.‏وَقَالَ قَيْسُ بْنُ عُبَادٍ وَفِيهِمْ أُنْزِلَتْ ‏‏{‏هَذَانِ خَصْمَانِ اخْتَصَمُوا فِي رَبِّهِمْ‏}‏ قَالَ هُمُ الَّذِينَ تَبَارَزُوا يَوْمَ بَدْرٍ حَمْزَةُ وَعَلِيٌّ وَعُبَيْدَةُ أَوْ أَبُو عُبَيْدَةَ بْنُ الْحَارِثِ وَشَيْبَةُ بْنُ رَبِيعَةَ وَعُتْبَةُ وَالْوَلِيدُ بْنُ عُتْبَةَ
Terjemahan
Narasi Abu Mijlaz

Dari Qais bin Ubad: 'Ali bin Abi Thalib berkata, “Aku akan menjadi orang pertama yang berlutut di hadapan (Allah), Yang Maha Pemurah untuk menerima penghakiman-Nya pada hari kiamat (demi kebaikan saya).” Qais bin Ubad juga berkata, “Ayat berikut diturunkan dalam hubungan mereka: -- “Kedua lawan yang beriman dan kafir) saling berselisih tentang Tuhan mereka.” (22:19) Qais mengatakan bahwa mereka adalah orang-orang yang berperang pada hari Badar, yaitu, Hamza, Ali, 'Ubaida atau Abu 'Ubaida bin Al-Harith, Shaiba bin Rabi'a, `Utba dan Al-'Ubaida dan Al-Harith Wahd bin `Utba.