Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 4439
Penyakit Nabi (saw) dan kematiannya
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي حِبَّانُ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، أَخْبَرَنَا يُونُسُ، عَنِ ابْنِ شِهَابٍ، قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ، أَنَّ عَائِشَةَ ـ رضى الله عنها ـ أَخْبَرَتْهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صلى الله عليه وسلمكَانَ إِذَا اشْتَكَى نَفَثَ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ وَمَسَحَ عَنْهُ بِيَدِهِ فَلَمَّا اشْتَكَى وَجَعَهُ الَّذِي تُوُفِّيَ فِيهِ طَفِقْتُ أَنْفِثُ عَلَى نَفْسِهِ بِالْمُعَوِّذَاتِ، الَّتِي كَانَ يَنْفِثُ، وَأَمْسَحُ بِيَدِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم عَنْهُ.
Terjemahan
Narasi Aisha
Setiap kali Rasulullah (ﷺ) sakit, ia biasa membaca Muawidhatan (yaitu dua surah terakhir dari Al-Qur'an) dan menghembuskan napas ke atas dirinya sendiri (setelah membaca) dan menggosok tangannya ke tubuhnya. Jadi ketika dia menderita penyakitnya yang mematikan. Saya mulai membaca Muawidhatan dan menghembuskan napas ke atasnya seperti yang biasa dia lakukan dan kemudian saya menggosok tangan Nabi (ﷺ) ke tubuhnya.