Saya bertemu dengan Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) ketika dia berada di Al-Batha. Dia bertanya kepada saya, "Apakah Anda bermaksud untuk menunaikan haji?" Saya menjawab dengan setuju. Dia bertanya, "Untuk apa kamu menganggap lhram?" Saya menjawab, "Saya telah mengambil ihram dengan niat yang sama seperti Nabi (صلى الله عليه وسلم)." Nabi (صلى الله عليه وسلم) bersabda, "Engkau telah melakukannya dengan baik! Pergilah dan lakukan Tawaf mengelilingi Ka'bah dan antara Safa dan Marwa." Kemudian saya pergi ke salah satu wanita Bani Qais dan dia mengeluarkan kutu dari kepala saya. Kemudian, saya mengambil ihram untuk haji. Jadi, saya biasa memberikan putusan ini kepada rakyat sampai kekhalifahan 'Umar. Ketika saya memberitahunya tentang hal itu, dia berkata, "Jika kita mengambil (mengikuti) Kitab Suci, maka itu memerintahkan kita untuk menyelesaikan haji dan 'umrah (haji-at-Tamattu') dan jika kita mengikuti tradisi Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) maka Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) tidak menyelesaikan lhramnya sampai Hadi sampai ke tujuannya (telah disembelih). (yaitu Haji-al-Qiran). (Lihat Hadis No. 630)