Saya pergi ke Nabi (ﷺ) selama Ghazwa Tabuk ketika dia sedang duduk di tenda kulit. Beliau berkata, “Hitunglah enam tanda yang menunjukkan kedatangan hari kiamat: kematianku, penaklukan Yerusalem, wabah yang akan menimpa kamu (dan membunuhmu dalam jumlah besar) sebagai wabah yang menimpa domba, bertambahnya kekayaan sedemikian rupa sehingga bahkan jika seseorang diberi seratus dinar, dia tidak akan puas; kemudian kesengsaraan yang tidak akan terhindar dari rumah Arab, dan kemudian gencatan senjata antara kamu dan Bani Al-Asfar. yaitu Bizantium) yang akan mengkhianati Anda dan menyerang Anda di bawah delapan puluh bendera. Di bawah setiap bendera akan ada dua belas ribu tentara.
Jizyah dan Mawaada'ah - Sahih al-Bukhari 3176
Riwayat ini dari sahabat Auf bin Malik al-Ashja'i mengandung nubuat-nubuat mendalam dari Rasulullah ﷺ mengenai tanda-tanda sebelum Hari Akhir. Nabi ﷺ menyebutkan enam tanda besar sambil duduk di tenda kulitnya selama ekspedisi Tabuk, menunjukkan pentingnya peristiwa-peristiwa masa depan ini.
Komentar tentang Enam Tanda
Tanda pertama - kematian Nabi - mewakili bencana terbesar yang menimpa Ummah, karena wahyu berhenti dan bimbingan ilahi langsung berakhir. Ini menandai awal hitungan mundur menuju Hari.
Penaklukan Yerusalem menandakan kemenangan Muslim atas Ahli Kitab dan pendirian pemerintahan Islam di tanah suci. Ini terjadi selama pemerintahan Khalifah Umar, memenuhi nubuat ini.
Wabah yang disebutkan menyerupai wabah Amwas pada masa Khalifah Umar yang membunuh banyak sahabat, menunjukkan bagaimana Allah menguji orang beriman dengan epidemi sebagaimana Dia menguji domba dengan penyakit.
Kekayaan yang melimpah hingga 100 dinar tidak memuaskan menunjukkan kerusakan moral di mana orang mengutamakan kekayaan materi daripada urusan spiritual, suatu kondisi yang kita saksikan hari ini.
Cobaan yang mempengaruhi setiap rumah tangga Arab merujuk pada fitnah (cobaan) yang menembus setiap rumah, kemungkinan melalui media dan korupsi yang tidak menyisakan siapa pun.
Gencatan senjata dengan Bani al-Asfar (Bizantium/Romawi) dan pengkhianatan mereka di bawah 80 bendera (960.000 tentara) menunjuk pada pertempuran besar antara Muslim dan kekuatan Barat sebelum kemenangan akhir Islam.
Pengamatan Ulama
Ulama klasik mencatat bahwa tanda-tanda ini terjadi secara berurutan, dengan yang lebih awal telah terwujud dan yang lebih baru menunggu pemenuhan. Progresi ini menunjukkan transisi Ummah dari nubuat langsung ke cobaan yang meningkat sebelum penegakan Hari.
Hadis ini mengajarkan Muslim untuk mengenali pola ilahi dalam sejarah, mempertahankan iman selama cobaan, dan memahami bahwa peristiwa saat ini berlangsung sesuai dengan cetak biru kenabian, membutuhkan kesabaran dan keteguhan.