Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 32
Dzulm (salah) dari satu jenis bisa lebih besar atau lebih kecil dari yang lain
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ، قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ، ح. قَالَ وَحَدَّثَنِي بِشْرٌ، قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدٌ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَلَمَّا نَزَلَتِ {الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ} قَالَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم أَيُّنَا لَمْ يَظْلِمْ فَأَنْزَلَ اللَّهُ {إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ}.
Terjemahan
Diriwayatkan 'Abdullah
Ketika ayat berikut diturunkan: "Orang-orang yang beriman dan tidak mengacaukan keyakinannya dengan yang salah (menyembah orang lain selain Allah.)" (6:83), para sahabat Rasulullah (صلى الله عليه وسلم) bertanya, "Siapakah di antara kita yang tidak melakukan kejahatan?" Allah mengungkapkan: "Tidak diragukan lagi, bergabung dengan orang lain dalam ibadah dengan Allah adalah suatu ketidakadilan (kesalahan) yang besar." (31.13)