Barangsiapa yang tidak membaca Al-Quran dengan nada yang menyenangkan, Sahih al-Bukhari 5024

Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ، عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قَالَ ‏"‏مَا أَذِنَ اللَّهُ لِشَىْءٍ مَا أَذِنَ لِلنَّبِيِّ أَنْ يَتَغَنَّى بِالْقُرْآنِ ‏"‏‏.‏ قَالَ سُفْيَانُ تَفْسِيرُهُ يَسْتَغْنِي بِهِ
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Abu Huraira

Nabi ( ﷺ ) bersabda, “Allah tidak mendengarkan seorang nabi sebagaimana Dia mendengarkan seorang nabi yang membaca Al-Qur’an dengan suara keras dan merdu.” Sufyan berkata, “Maksud dari perkataan ini adalah: seorang nabi yang menganggap Al-Qur’an sebagai sesuatu yang membuatnya terhindar dari berbagai kenikmatan duniawi.”