Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 4629

“Mereka adalah orang-orang yang beriman (kepada Allah dan tidak menyembah selain Dia) dan tidak mengacaukan iman mereka dengan Zuim (yaitu dengan menyembah selain Allah).” (AYAT 6:82)
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ بَشَّارٍ، حَدَّثَنَا ابْنُ أَبِي عَدِيٍّ، عَنْ شُعْبَةَ، عَنْ سُلَيْمَانَ، عَنْ إِبْرَاهِيمَ، عَنْ عَلْقَمَةَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ ـ رضى الله عنه ـ قَالَ لَمَّانَزَلَتْ ‏‏{‏وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ‏}‏ قَالَ أَصْحَابُهُ وَأَيُّنَا لَمْ يَظْلِمْ فَنَزَلَتْ ‏‏{‏إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ‏}‏
Terjemahan
Narasi dari 'Abdullah

Ketika: “... dan janganlah mengacaukan iman mereka dengan yang salah.” (6.82) diturunkan, sahabat-sahabat Nabi berkata, “Siapakah di antara kita yang tidak berbuat salah?” Kemudian diturunkan: “Sesungguhnya menyatukan orang lain dalam ibadah dengan Allah adalah suatu kesalahan yang sangat besar.” (31/13)