Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 4488
Firman Allah: “... Dan Kami jadikan kiblat (arah shalat ke Yerusalem) yang biasa kamu hadapi, hanya untuk menguji orang-orang yang mengikuti Rasulullah (Muhammad).” (AYAT 2:143)
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا يَحْيَى، عَنْ سُفْيَانَ، عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ دِينَارٍ، عَنِ ابْنِ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما ـ بَيْنَا النَّاسُ يُصَلُّونَ الصُّبْحَ فِي مَسْجِدِ قُبَاءٍ إِذْ جَاءَ جَاءٍ فَقَالَأَنْزَلَ اللَّهُ عَلَى النَّبِيِّ صلى الله عليه وسلم قُرْآنًا أَنْ يَسْتَقْبِلَ الْكَعْبَةَ فَاسْتَقْبِلُوهَا. فَتَوَجَّهُوا إِلَى الْكَعْبَةِ.
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu Umar
Sementara beberapa orang sedang melakukan shalat fajar di masjid Quba', ada yang datang dan berkata, “Allah telah menyatakan kepada Nabi (ﷺ) instruksi Qur'an bahwa Anda harus menghadapi Ka'bah (saat shalat) sehingga Anda juga harus menghadapinya.” Orang-orang itu kemudian berbalik ke arah Ka'bah.