Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 4716
“Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang Kami perlihatkan kepadamu itu sebagai saksi mata, bukan sebagai mimpi pada malam Isra’, melainkan sebagai cobaan bagi manusia.” (QS. 17:60)
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ، حَدَّثَنَا سُفْيَانُ، عَنْ عَمْرٍو، عَنْ عِكْرِمَةَ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنه ـ {وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلاَّ فِتْنَةً لِلنَّاسِ} قَالَهِيَ رُؤْيَا عَيْنٍ أُرِيَهَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم لَيْلَةَ أُسْرِيَ بِهِ {وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ} شَجَرَةُ الزَّقُّومِ.
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Ibnu Abbas
Perihal: "Dan Kami telah memberikan penglihatan (Mi'raj) yang telah Kami perlihatkan kepadamu (Muhammad) sebagai ujian bagi manusia." (17.60) Itu adalah saksi mata yang nyata yang diperlihatkan kepada Rasulullah ( ﷺ ) pada malam hari ketika beliau melakukan perjalanan (melintasi surga). Dan pohon yang dikutuk adalah pohon Az-Zaqqum (pohon pahit yang tumbuh di dasar neraka).