Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 4836

Firman Allah Ta’ala: “Semoga Allah mengampuni dosa-dosamu yang telah lalu dan yang akan datang, dan menyempurnakan nikmat-Nya kepadamu, dan memberi petunjuk kepadamu di jalan yang lurus.” (QS. 48:2)
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا صَدَقَةُ بْنُ الْفَضْلِ، أَخْبَرَنَا ابْنُ عُيَيْنَةَ، حَدَّثَنَا زِيَادٌ، أَنَّهُ سَمِعَ الْمُغِيرَةَ، يَقُولُ قَامَ النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم حَتَّى تَوَرَّمَتْ قَدَمَاهُ فَقِيلَ لَهُ غَفَرَ اللَّهُ لَكَ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِكَ وَمَا تَأَخَّرَ قَالَ ‏"‏أَفَلاَ أَكُونُ عَبْدًا شَكُورًا ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Al-Mughira

Nabi ( ﷺ ) biasa melakukan salat malam hingga kedua kakinya bengkak. Ada yang berkata kepadanya, "Allah telah mengampuni dosa-dosamu di masa lalu dan masa depan." Mendengar itu, beliau berkata, "Bukankah aku seharusnya menjadi hamba Allah yang bersyukur?"