Qutaibah bin Sa'id menceritakan kepada kami; Isma'il bin Ja'far mengabarkan kepada kami dari Rabi'ah bin Abu Abdurrahman, dari Muhammad bin Yahya bin Habban, dari Ibnu Muhayriz, bahwa ia berkata: Aku masuk ke masjid dan melihat Abu Sa'id al-Khudri, lalu aku duduk di sampingnya dan bertanya kepadanya tentang 'azl (mengeluarkan mani di luar). Abu Sa'id berkata: Kami keluar bersama Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam pada perang Bani al-Mustaliq. Kami memperoleh tawanan wanita dari tawanan bangsa Arab. Kami menginginkan wanita dan masa membujang terasa berat bagi kami, serta kami menyukai 'azl. Kami ingin melakukan 'azl, lalu kami berkata: Apakah kami akan melakukan 'azl sedangkan Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berada di tengah-tengah kami sebelum kami bertanya kepadanya? Maka kami bertanya kepadanya tentang hal itu, lalu beliau bersabda: "Tidak mengapa kalian tidak melakukannya, karena tidak ada satu jiwa pun yang akan diciptakan sampai Hari Kiamat melainkan ia pasti diciptakan."
حَدَّثَنَا مَحْمُودٌ، حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ، أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، عَنْ أَبِي سَلَمَةَ، عَنْ جَابِرِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ، قَالَغَزَوْنَا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم غَزْوَةَ نَجْدٍ، فَلَمَّا أَدْرَكَتْهُ الْقَائِلَةُ وَهْوَ فِي وَادٍ كَثِيرِ الْعِضَاهِ، فَنَزَلَ تَحْتَ شَجَرَةٍ وَاسْتَظَلَّ بِهَا وَعَلَّقَ سَيْفَهُ، فَتَفَرَّقَ النَّاسُ فِي الشَّجَرِ يَسْتَظِلُّونَ، وَبَيْنَا نَحْنُ كَذَلِكَ إِذْ دَعَانَا رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فَجِئْنَا، فَإِذَا أَعْرَابِيٌّ قَاعِدٌ بَيْنَ يَدَيْهِ، فَقَالَ " إِنَّ هَذَا أَتَانِي وَأَنَا نَائِمٌ، فَاخْتَرَطَ سَيْفِي فَاسْتَيْقَظْتُ، وَهْوَ قَائِمٌ عَلَى رَأْسِي، مُخْتَرِطٌ صَلْتًا، قَالَ مَنْ يَمْنَعُكَ مِنِّي قُلْتُ اللَّهُ. فَشَامَهُ، ثُمَّ قَعَدَ، فَهْوَ هَذَا ". قَالَ وَلَمْ يُعَاقِبْهُ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم
Terjemahan
Abu Sa'id al-Khudri