حَدَّثَنِي أَحْمَدُ بْنُ إِشْكَابٍ، حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ، عَنِ الْعَلاَءِ بْنِ الْمُسَيَّبِ، عَنْ أَبِيهِ، قَالَ لَقِيتُ الْبَرَاءَ بْنَ عَازِبٍ ـ رضى الله عنهما ـ فَقُلْتُ طُوبَى لَكَصَحِبْتَ النَّبِيَّ صلى الله عليه وسلم وَبَايَعْتَهُ تَحْتَ الشَّجَرَةِ. فَقَالَ يَا ابْنَ أَخِي إِنَّكَ لاَ تَدْرِي مَا أَحْدَثْنَا بَعْدَهُ.
Terjemahan
Narasi Al-Musaiyab
Saya bertemu dengan Al-Bara bin `Azib dan berkata (kepadanya). “Semoga kamu hidup makmur! Kamu menikmati kebersamaan dengan Nabi (ﷺ) dan memberinya Sumpah Kesetiaan (Al-Hudaibiya) di bawah Pohon.” Pada saat itu, Al-Bara' berkata, “Wahai keponakanku! Kamu tidak tahu apa yang telah kami lakukan sesudah dia (yaitu kematiannya).