Sahih al-Bukhari
Sahih al-Bukhari 3337
Perkataan Allah Azza wa Jalla: "Dan sesungguhnya Kami telah mengutus Nuh kepada kaumnya..."
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا عَبْدَانُ، أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ، عَنْ يُونُسَ، عَنِ الزُّهْرِيِّ، قَالَ سَالِمٌ وَقَالَ ابْنُ عُمَرَ ـ رضى الله عنهما قَامَ رَسُولُ اللَّهِ صلى الله عليه وسلم فِي النَّاسِ فَأَثْنَى عَلَى اللَّهِ بِمَا هُوَ أَهْلُهُ، ثُمَّ ذَكَرَ الدَّجَّالَ، فَقَالَ "إِنِّي لأُنْذِرُكُمُوهُ، وَمَا مِنْ نَبِيٍّ إِلاَّ أَنْذَرَهُ قَوْمَهُ، لَقَدْ أَنْذَرَ نُوحٌ قَوْمَهُ، وَلَكِنِّي أَقُولُ لَكُمْ فِيهِ قَوْلاً لَمْ يَقُلْهُ نَبِيٌّ لِقَوْمِهِ، تَعْلَمُونَ أَنَّهُ أَعْوَرُ، وَأَنَّ اللَّهَ لَيْسَ بِأَعْوَرَ "
Terjemahan
Diriwayatkan dari Ibnu Umar
Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berdiri di hadapan manusia, lalu memuji Allah dengan pujian yang layak bagi-Nya, kemudian menyebut Dajjal, beliau bersabda, "Aku memperingatkan kalian darinya, dan tidak ada seorang nabi pun kecuali telah memperingatkan kaumnya darinya. Sungguh, Nuh telah memperingatkan kaumnya darinya. Akan tetapi aku katakan kepada kalian tentangnya suatu perkataan yang belum pernah dikatakan oleh seorang nabi pun kepada kaumnya: Ketahuilah bahwa ia buta mata sebelah (aina), dan sesungguhnya Allah tidaklah buta mata sebelah."