Sahih al-Bukhari

Sahih al-Bukhari 3410

Wafatnya Musa dan penyebutannya setelahnya
Teks hadis bahasa Arab
حَدَّثَنَا مُسَدَّدٌ، حَدَّثَنَا حُصَيْنُ بْنُ نُمَيْرٍ، عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ سَعِيدِ بْنِ جُبَيْرٍ، عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ ـ رضى الله عنهما ـ قَالَ خَرَجَ عَلَيْنَا النَّبِيُّ صلى الله عليه وسلم يَوْمًا قَالَ ‏"‏عُرِضَتْ عَلَىَّ الأُمَمُ، وَرَأَيْتُ سَوَادًا كَثِيرًا سَدَّ الأُفُقَ فَقِيلَ هَذَا مُوسَى فِي قَوْمِهِ ‏"
Terjemahan
Diriwayatkan oleh Abu Hurairah (radhiyallahu 'anhu)

Malaikat Maut diutus kepada Musa (alaihimas salam). Ketika datang kepadanya, ia memukulnya. Ia lalu kembali kepada Tuhannya dan berkata, "Engkau mengutusku kepada seorang hamba yang tidak ingin mati." Allah berfirman, "Kembalilah kepadanya dan katakan: letakkan tanganmu di atas punggung seekor sapi; maka untuk setiap helai rambut yang ditutupi tanganmu, ia akan mendapat satu tahun." Ia berkata, "Wahai Tuhanku, lalu apa?" Dia berfirman, "Kemudian kematian." Ia berkata, "Kalau begitu sekarang." Maka ia memohon kepada Allah agar didekatkan ke Tanah Suci sejauh lemparan batu. Abu Hurairah berkata: Rasulullah ﷺ bersabda, "Seandainya aku berada di sana, niscaya aku perlihatkan kuburnya di sisi jalan di bawah bukit pasir merah." Dan Ma'mar mengabarkan kepada kami dari Hammam, dari Abu Hurairah, dari Nabi ﷺ semisalnya.